kenapa semua orang tidak mendukungku saat aku akan membeli motor dengan kredit?? mungkin mereka memang pengecut, tidak bertanggung jawab. aku sudah memikirkan matang-matang akan membeli motor supra x dengan kredit, aku akan berusaha untuk mendapatkan uang perbulan minimal 800 ribu untuk membayar cicilan dan uang bensin jika nanti aku sudah memiliki motor secara kredit. mungkin memang inilah hidup, bahwa semua orang takkan pernah percaya kepada kita sebelum mereka melihat faktanya. oke, aku akan buktikan bahwa aku dapat melunasi cicilan motor sampai tuntas. inilah yang disebut dengan sebuah tantangan, aku suka dengan tantangan, aku akan menghadapi tantangan. aku akan bekerja keras untuk mendapatkan uang dan tetap belajar dengan rajin. dulu kakakku pernah berkata kalau belajar sambil bekerja tidak akan bisa, tapi aku tak percaya itu, sekarang aku sudah bisa membagi waktu, kapan harus bekerja, kapan harus belajar. ku akui memang dulu aku sangat malas sekali, tapi untuk ke depan, semester 2, aku akan menjadi anak yang pintar, rajin, pintar bicara, pintar mencari uang sendiri, pintar bergaul, pintar pidato, dll. oke, mulai sekarang aku memang harus lebih kejam lagi pada diriku, aku sadar bahwa selama ini memang aku belum kejam pada diriku sendiri. aku akan berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik lagi, aku harus tetap konsisten pada keinginanku sendiri, karena memang yang mengerti diriku hanyalah diriku sendiiri, dan aku takkan membiarkan mimpiku hilang begitu saja.
waw,, hari yang membosankan. di sekolah sedikit orang yang datang, sepi sekali. setelah sholat dhuhur, aku tidur. dan setelah bangun aku sholat ashar. seselai sholat ashar aku pergi ke terminal untuk mengantar roti. hmm,, kehidupan disana sangat jauh dari orang-orang yang baik akalnya. semua orang suka dengan bahasa kasar seperti misuh-misuh,dll. dan alhamdulillah aku dapat mengenal orang yang di terminal. hari ini aku bercerita kepada teman-teman di ar-risalah tentang pengalamanku dan agak sedikit memotivasi mereka. tujuanku itu hanyalah belajar berbicara. dan kesimpulan dari ceritaku tadi bahwa “apapun yang kita lakukan sekarang akan berpengaruh pada kehidupan kita 5 tahun mendatang. jadi lakukanlah yang terbaik untuk dirimu dan berubahlah mulai dari sekarang!!” mungkin itulah yang dapat memotivasi seseorang agar dapat berubah. kata-kata itu aku cuplik dan perbaiki dari anthony robins. aku sangat ingin sekali menjadi trainer yang andal. dan juga aku sangat ingin sekali dapat berbicara dengan lancar, dan jelas. oke, dan semoga aku bisa menggapai apa yang aku inginkan. amien!!
oh,, aku selalu membuat kesalahan, dan kesalahan ini aku lakukan sejak kecil. kesalahan ini memang sepele, tapi akibatnya sangat besar sekali… kesalahan ini ingin aku hilangkan selama-lamanya. apakah kesalahanku??? kesalahanku aku bersikap sombong… aku bertemu orang yang ku kenal, tapi tak kusapa mereka… sebenarnya aku tahu bahwa jika aku berbuat seperti itu adalah salah, tapi kenapa terus aku lakukan??? mungkin aku sudah terbiasa dengan hal itu. padahal aku sudah membaca buku tentang beretiket yang baik, tapi kenapa aku tetap saja belum berubah?? aku yakin, semua itu butuh proses, tidak ada sesuatu yang sempurna datang secara tiba-tiba. baik, mulai besok aku akan berusaha menyapa semua orang yang aku temui,, entah itu teman, guru, musuh, orang tak dikenal, dll.
hmmm,, aku akan bercerita tentang cinta. banyak orang yang mengartikan seperti apa cinta, dan apakah maknanya. dan pasti semua orang memiliki pendapat yang berbeda-beda. dulu aku pernah mencintai seseorang, dan aku hanya mencintainya saja, tak usaha untuk pdkt, ato lain sebagainya. aku sering sekali jatuh cinta, berganti-ganti jatuh cinta. dan pada akhirnya aku bisa mengatakan cinta kepada seseorang pada tanggal 03-03 2011 kemarin, walaupun kata-kataku tak lancar. dan akhirnya aku diterima. pada saat pertama aku memang merasakan bahagia, tapi lama-kelamaan aku sangat merasa tidak enak, aku merasakan seperti orang bodoh. tapi aku sangat masih tidak ingin putus dengannya. dan pada akhirnya ada masalah, dan dia mengatakan “lebih baik kita bertemanan saja ya, aku sudah capek pacaran” disitu aku tidak berpikiran kalau dia memutuskan aku. ha ha ha ha aku sangat bodoh sekali….. aku baru sadar bahwa aku dulu sudah dputuskan dengannya, tapi dengan cara yang halus. dan yang aku kira dulu dia menggantungkan aku. dan waktu pun berjalan dan berjalan. akhirnya aku juga memutuskan dia. dan aku tidak tahu apakah dia marah atau tidak, tapi kenyataanya dia menghapus nomerku, karena saat besoknya aku sms, dia berkata “ki sopo?”. pasti sudah dihapus nomerku dalam pikirku. ya sudah, dan sekarang pun aku sangat bersyukur sekali karena saat-saat itu sudah terjadi, dan semua yang kualami kujadikan sebagai kaca untuk bercermin. dan yang kupikirkan sekarang kenapa ya, saat aku melihatnya, aku seperti tidak enak badan, aku seperti melihat api yang akan membakarku. tapi aku yakin bahwa nanti akan ada waktunya bisa hilang rasa itu. padahal aku pun juga sudah tidak ada rasa lagi. mungkin memang seperti itulah rasanya jika menghadapi mantan kekasih. dan di man 2 ini aku mencintai 2 orang wanita, 2 orang wanita itu sangat manis, pendiam, dan tidak banyak tingkah. dan aku sangat suka sekali dengan sifat mereka. walaupun ada perbedaannya. yang satu kelas 11, dia manja, manis, muda, agak hitam, dan dia sudah tahu kalau aku suka dengannya, dan dia sudah memberikan reaksinya, tapi aku tak tahu apa arti reaksinya. dan yang satuya kelas 12, dia seperti anak dewasa, manis, setahun lebih tua aku, kayaknya dia pemarah walaupun lembut hatinya, mungkin dia juga manja. kalo disuruh memilih yang mana, aku mungkin akan memilih siapa yang juga mencintaiku, dan kalo mereka berdua tidak mencintaiku, ya sudahlah, masih banyak oranng lain yang mungkin lebih baik dari meraka, dan aku pun takkan takut jika tulang rusuk yang aku cari akan tertukar, aku yakin bahwa allah akan memberikan yang terbaik untukku, dan mempertemukan tulang rusuk yang aku cari-cari. oh, mungkin waktuku habis hanya karena aku memikirkan cinta, jangan sampai terjadi karena cinta aku mati, masa depanku hancurn dll. aku harus fokus dengan semua yang aku cita-citakan. lebih baik aku gagal mendapatkan cinta daripada harus gagal mendapatkan apa yang aku cita-citakan. karena `dalam hal mencintai, bukanlah orang yang aku tuju, tapi pernikahanlah yang utama, baru orang yang kedua.
hari ini ulangan PKN dan bahasa arab, jujur kedua pelajaran itu aku sangat lemah sekali, jadi semuanya aku nyontek punya teman. walau aku menyontek, aku tak akan tinggal diam hanya berkata “aku tidak bisa”, tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menguasai PKN dan bahasa arab. oke, aku sudah mempunyai target bahwa semester 2 jika masih ada PKN aku akan belajar, dan menguasai materi, dan setelah itu aku akan menerangkan di depan kelas untuk kujadikan meningkatkan jam terbang.dan untuk bahasa arab aku akan berusaha berbicara bahasa arab dengan sedikit-sedikit. sore ini aku mengantarkan mas as’ad ke pare untuk mengisi pelatihan di kompleks les-lesan bahasa inggris, hehehe lumayan buat pengalaman, dan pengen tahu aja seperti apa mas as’ad memberikan pelatihan. ternyata cara yang disampaikan sama seperti aku dan kawan-kawan yang di ar-risalah. aku sangat bersyukur sekali aku setiap hari aku dapat motivasi dari mas as’ad. di sana aku melihat orang -orang hanya seperti orang biasa yang berbeda jauh denganku, perbedaannya menurutku aku lebih tahu materi yang di sampaikan mas as’ad sebelumnya dan aku baru menyadari bahwa sebelum ada mas as’ad hidupku hanya orang biasa seperti halnya orang-orang yang ada di pare tadi. namun setelah ada mas as’ad aku lebih semangat lagi dalam menjalani hidup, hidupku penuh dengan tujuan yang jelas, dan aku tahu sekarang apa yang aku inginkan dalam hati kecilku, bahwa aku ingin menjadi apa, seperti apa, harus bagaimana, dan bagaimana caranya. aku memutuskan aku akan mempersatukan semangat persatuan dan kesatuan bangsa indonesia, persamaan agama islam yang terpecah,
mulai hari ini aku akan menulis diary ku di blog ini, aku mendapat dorongan untuk menulis disini gara-gara mas as’ad. yah, kalo kupikir-pikir daripada blog ku ini vacum, lebih baik aku isi dengan tulisan-tulisan. namaku agus suja’i, dari kecil aku dipanggil agus oleh orang tuaku, tapi dari kecil aku di sekolah di panggil suja’i oleh guru dan temanku, walaupun sebagian juga ada yang manggil aku agus. dan saat ini aku masih begitu, aku di rumah dipanggil agus, sedangkan di sekolah aku tren di panggil suja’i, ja’i, mas ja’i, bank titil, rentenir, dll. aku sekolah di man kediri 2, dan aku disini sangat bersyukur sekali daripada kehidupanku yang sebelumnya. disini aku mendapatkan pengalaman yang berharga, aku mengenal teman yang lumayan banyak, dll deh. dan aku tinggal di sebuah pondok kecil yang berjudul ar-risalah, ar-risalah ini adalah sebuah pondok di bawah naungan BMH, BMH ialah lembaga amil zakat, atau dikenal dengan sebutan hidayatullah. aku tinggal disini sudah cukup lama, yaitu kira-kira setahun lebih,
sebelum di ar-risalah aku dulu tinggal dikantor BMH yang tempatnya di pesantren. disana aku juga mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, aku bertemu dengan mas danang(mr. baro) si bule dari ngancar, dan lukman hakim dari nganjuk. aku selama kurang lebih setahun seatap dengan mereka. tapi sekarang kami bertiga sudah berpencar.
aku hidup disini seperti sebatang kara, tidak ada ayah, ibu dan adik. hanya ada nenek, paman, sepupu, dan keluarga jauh aja. meskipun aku jauh dari orang tua, aku sangat bahagia sekali karena lebih bebas, sedangkan orang tuaku itu tidak pernah memberi kebebasan kepada anaknya, contohnya adikku. alhamdulillah dari kecil aku dilepas oleh kedua orang tuaku, sejak aku umur 4 tahun aku tidak pernah tinggal dengan mereka, pernah tinggal dengan mereka, tapi hanya beberapa bulan saja. dengan semua itu aku sudah terbiasa hidup sendiri. dulu aku pernah ingin menjadi tentara seperti kakek-kakekku, lalu berubah ingin menjadi guru, berubah ingin menjadi penemuan, berubah ingin menjadi pengusaha yang sukses, lalu berubah ingin menjadi tentara lagi. dan lama -lama aku menyadari dalam hati kecilku, bahwa tentara bukanlah yang terbaik untukku, jika aku jadi tentara aku hanya bisa menikmati uang kurang lebih 3-4 juta per bulannya, ditambah aku juga harus mengabdi kepada negara, oh capek deh, waktuku habis buat itu semua. padahal dalam hati kecilku aku ingin
mendapatkan gaji 1-10 milyar perbulannya. ditambah juga pekerjaan itu tidak menghabiskan waktuku. bayangkan jika aku menjadi PNS, atau tentara, aku hanya akan dapat menikmati uangku jika ketika sudah tua, oh tidak!!!! ketika sudah mau mati baru bisa menikmati uang. gak kerasa dong… aku sekarang memutuskan aku akan menjadi intrepreuner, menguasai perdagangan internasional, motivator, penemu, ilmuan, da’i, dan presiden yang profesional. aku memilih ini karena aku menyadari bahwa bumi membutuhkanku, indonesia membutuhkan generasi yang unggul, agamaku membutuhkan persatuan umat. suatu saat nanti aku akan membangun negaraku ini menjadi negara yang maju, aku akan merubah bumi ini menjadi lebih indah.